Langsung ke konten utama

Membuat Boneka Jari (Jerapah) dari Kain Flanel

Raka lagi suka banget sama lagu finger family. Aku jadi kepikiran untuk membuat boneka jari untuknya. Setelah mencari tau cara membuatnya di internet, sepertinya tidak begitu rumit. Untungnya bahan-bahannya pun masih tersedia di rumah. Aku memilih membuat jerapah karena sesuai dengan warna kain flanel yang tersedia dirumah. Begini cara membuatnya :

Boneka Jari Jerapah

Bahan-bahan :

- Kain Flanel (Putih, Coklat, Kuning)
- Benang sulam (Kuning)
- Jarum
- Gunting
- Lem ( Lebih baik menggunakan lem tembak, berhubung dirumah persediaannya sedang habis maka aku pakai lem fox)
- Dakron
- Kertas dan pesil (untuk membuat pola)
- Jarum Pentul


Cara membuat :
+/- 1 jam untuk membuatnya

1. Buat Pola pada kertas kemudian gunting sesuai pola
2. Tempelkan pola pada kain flanel gunakan jarum pentul agar tidak lepas, gunting kain flanel mengikuti pola, bagian leher dan kepalanya dibuat dua rangkap.
3. Tempelkan terlebih dahulu bagian-bagian yang ada di kepala menggunakan lem untuk memudahkan saat menjahitnya
4. Jahit sekeliling bagian leher menggunakan tusuk feston, kecuali bagian untuk memasukkan jari.
5. Jahit sekeliling bagian kepala menggunakan tusuk feston termasuk pada bagian telinga dan tanduk Sisakan sedikit untuk memasukkan dakron. Bila belum tau apa itu tusuk feston dan tusuk rol bisa dipelajari di  http://www.bintangtop.com/2016/02/2-dasar-menjahit-kain-flanel-tusuk-feston-dan-rol.html
6. Masukkan dakron secukupnya, bila kesulitan memasukkan dakronnya, tekan menggunakan ujung pensil, lalu tutup jahitan.
7. Gabungkan Leher dan Kepala menggunakan lem, bila ingin lebih kuat gunakan jahitan.
8. Tambahkan mata, hidung dan motif jerapah, rekatkan menggunakan lem.

Ayo bermain bersama Jeko si jerapah


Boneka Jari Jerapah siap dimainkan bersama anak-anak :) 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

review wijaya platinum skincare

Alhamdulillah, tahun yang baru, insyaAllah dengan semangat baru. Tahun ini insyaAllah aku akan mulai bekerja lagi, walopun hati berat buat ninggalin anak dirumah tapi mudah-mudahan jalan yang dipilihkan ini adalah yang terbaik. Jadi sebelumnya aku sudah pernah nyoba perawatan di salah satu skincare, tapi hasilnya belum seperti yang aku harapkan. Karena sebentar lagi mau mulai kerja jadi aku segera beralih ke skincare lain yaitu di wijaya platinum di kertamukti, ciputat. Sebenarnya aku sudah pernah perawatan disini, sekitar 3 tahun lalu saat masih bekerja sebagai pegawai bank swasta, dan dulu hasilnya bagus. Wajahku bisa bersih dan cerah, aku konsultasinya sama Dr. Kristiana. Pas aku dateng, dokternya kaget yaa..dah 2 tahun ga perawatan. Wajahku juga dalam kondisi kusam , ditambah bruntusan yang agak parah, mungkin masih sisa lepas dari skincare sebelumnya. Disini konsultasinya cepat, dan ga perlu ngantri seperti di skincare sebelumnya yang harus antri berjam-jam. Krim yang dikasih ...

Review NMW Skincare

Hari ini aku mencoba untuk kembali ke NMW Skincare Ciputat. Sebelumnya aku sudah pernah konsultasi dan menggunakan krimnya Desember 2016. Awalnya, muka jadi agak gelap dan terasa agak kering kurang lebih 3 minggu, setelah itu wajah mulai membaik dan lebih cerah. Setelah pemakaian 2 bulan mulai muncul bintik merah seperti digigit nyamuk di wajah, awalnya cuma satu, tapi lambat laun bertambah hingga 4-5 bintik merah, wajah juga jadi terasa agak perih. Waktu itu aku mulai mengurangi pemakaian hingga akhirnya berhenti tanpa melakukan konsultasi lagi, Saat aku berhenti pakai tidak ada efek buruk seperti yang ditakutkan bila berhenti dari pemakaian krim dokter, so far so good. Bintik merah tidak muncul lagi, perih pun hilang, komedo di hidung tidak sebanyak dulu sebelum pemakaian, dan wajah masih cukup cerah. Namun, karena akhirnya aku memilih tidak menggunakan skincare apapun, akhirnya kulit wajahku jadi terasa sangat kering saat menghadapi cuaca yang ekstrim kayak sekarang. Wajahku mem...

Tahun Baru 2018

Hari ini, adalah hari keempat tahun baru, aku yakin semua orang sedang berlomba-lomba membuat resolusi tahun barunya masing-masing. Semalam aku pun berpikir apa yang ingin aku raih di tahun yang baru ini. InsyaAllah, tahun ini aku akan memulai pekerjaan baru sebagai calon pegawai pemerintah, dan saat ini aku sedang sibuk mencari pengasuh untuk anakku Raka. Jujur, tidak mudah menata hati untuk meninggalkan Raka bekerja di luar, kami sudah tiga tahun saling menempel satu sama lain. Tetapi, saat aku melamar pekerjaan ini, aku sudah banyak berdoa pada Tuhan agar diberikan jalan yang terbaik, dan ternyata Tuhan memilihkan jalan ini. Aku yakin akan ada banyak orang yang menyayangkan pilihanku untuk bekerja diluar rumah, tetapi aku bersandar pada Tuhanku, aku yakin Dia memilihkan jalan ini dengan suatu alasan, dan Dia berjanji bahwa dibalik kesulitan maka disitu ada kemudahan jadi aku akan berusaha yang terbaik atas apa yang Dia pilihkan untukku. Tahun ini ada beberapa hal yang ingin aku ...