Langsung ke konten utama

Pizza Kentang Telur dengan Daun Bawang dan Tomat Segar

Haii, pagi ini aku disibukkan dengan setumpuk baju kotor yang harus dicuci dengan menggunakan tangan. Karena terlalu asik mencuci, aku sampai lupa masak nasi. Alhasil, saat udah lemas dan perut keroncongan, eh, nasinya belum matang. Untungnya, aku masih memiliki kentang berukuran jumbo. Langsung aja bikin Pizza Kentang Telur. Sebenarnya ga jauh beda ma Pizza Kentang Telur Mini, hanya disini pakai wajan teflon biasa dan ada tambahan daun bawang dan tomat didalamnya. Cara bikinnya begini.

Bahan-bahan :

- 1 butir telur berukuran besar (kalau kecil bisa pakai 2 butir)
- 1 buah kentang berukuran besar iris tipis
- 1/4 buah bawang bombai potong dadu
- 1/2 buat tomat potong dadu
- saus tomat secukupnya
- daun bawang secukupnya potong-potong
- Margarin secukupnya
- garam secukupnya
- merica secukupnya
- Keju parut (bisa gunakan keju cheddar atau mozarela)

Cara Membuatnya :
1. Siapkan wajan anti lengket diatas kompor dengan api kecil. Olesi wajan anti lengket dengan menggunakan margarin. Tata kentang bentuk melingkar diatas wajan. Tutup wajan tunggu beberapa saat hingga kentang setengah matang

2. Buka tutupnya, lalu tambahkan saus tomat diatas kentang, ratakan.
Tambahkan pula bawang bombai, daun bawang, dan potongan tomat segar

3. Tambahkan telur, ratakan hingga telur menutupi sayuran diatas kentang. Taburkan garam dan merica secukupnya.

4. Tambahkan keju diatasnya kemudian tutup kembali. Tunggu hingga telur matang tidak perlu dibalik ya

5. Setelah matang, angkat dan siap dinikmati.

Kentang juga mengandung karbohidrat sehingga dapat menggantikan nasi sebagai sumber tenaga. Rasanya juga enak, jadi semangat lagi deh.











Komentar

Postingan populer dari blog ini

review wijaya platinum skincare

Alhamdulillah, tahun yang baru, insyaAllah dengan semangat baru. Tahun ini insyaAllah aku akan mulai bekerja lagi, walopun hati berat buat ninggalin anak dirumah tapi mudah-mudahan jalan yang dipilihkan ini adalah yang terbaik. Jadi sebelumnya aku sudah pernah nyoba perawatan di salah satu skincare, tapi hasilnya belum seperti yang aku harapkan. Karena sebentar lagi mau mulai kerja jadi aku segera beralih ke skincare lain yaitu di wijaya platinum di kertamukti, ciputat. Sebenarnya aku sudah pernah perawatan disini, sekitar 3 tahun lalu saat masih bekerja sebagai pegawai bank swasta, dan dulu hasilnya bagus. Wajahku bisa bersih dan cerah, aku konsultasinya sama Dr. Kristiana. Pas aku dateng, dokternya kaget yaa..dah 2 tahun ga perawatan. Wajahku juga dalam kondisi kusam , ditambah bruntusan yang agak parah, mungkin masih sisa lepas dari skincare sebelumnya. Disini konsultasinya cepat, dan ga perlu ngantri seperti di skincare sebelumnya yang harus antri berjam-jam. Krim yang dikasih ...

Review NMW Skincare

Hari ini aku mencoba untuk kembali ke NMW Skincare Ciputat. Sebelumnya aku sudah pernah konsultasi dan menggunakan krimnya Desember 2016. Awalnya, muka jadi agak gelap dan terasa agak kering kurang lebih 3 minggu, setelah itu wajah mulai membaik dan lebih cerah. Setelah pemakaian 2 bulan mulai muncul bintik merah seperti digigit nyamuk di wajah, awalnya cuma satu, tapi lambat laun bertambah hingga 4-5 bintik merah, wajah juga jadi terasa agak perih. Waktu itu aku mulai mengurangi pemakaian hingga akhirnya berhenti tanpa melakukan konsultasi lagi, Saat aku berhenti pakai tidak ada efek buruk seperti yang ditakutkan bila berhenti dari pemakaian krim dokter, so far so good. Bintik merah tidak muncul lagi, perih pun hilang, komedo di hidung tidak sebanyak dulu sebelum pemakaian, dan wajah masih cukup cerah. Namun, karena akhirnya aku memilih tidak menggunakan skincare apapun, akhirnya kulit wajahku jadi terasa sangat kering saat menghadapi cuaca yang ekstrim kayak sekarang. Wajahku mem...

Tahun Baru 2018

Hari ini, adalah hari keempat tahun baru, aku yakin semua orang sedang berlomba-lomba membuat resolusi tahun barunya masing-masing. Semalam aku pun berpikir apa yang ingin aku raih di tahun yang baru ini. InsyaAllah, tahun ini aku akan memulai pekerjaan baru sebagai calon pegawai pemerintah, dan saat ini aku sedang sibuk mencari pengasuh untuk anakku Raka. Jujur, tidak mudah menata hati untuk meninggalkan Raka bekerja di luar, kami sudah tiga tahun saling menempel satu sama lain. Tetapi, saat aku melamar pekerjaan ini, aku sudah banyak berdoa pada Tuhan agar diberikan jalan yang terbaik, dan ternyata Tuhan memilihkan jalan ini. Aku yakin akan ada banyak orang yang menyayangkan pilihanku untuk bekerja diluar rumah, tetapi aku bersandar pada Tuhanku, aku yakin Dia memilihkan jalan ini dengan suatu alasan, dan Dia berjanji bahwa dibalik kesulitan maka disitu ada kemudahan jadi aku akan berusaha yang terbaik atas apa yang Dia pilihkan untukku. Tahun ini ada beberapa hal yang ingin aku ...